Rabu, 13 Juni 2012

Tanggal 13, karena posting ke 13

Hidup yang tidak dapat diulang kembali membuat manusia harus bertanggung jawab atas segala yang ia lakukan setiap saat. Menurut Victor Frankl, apa yang telah dilakukan tidak dapat dihapus begitu saja. Apa yang telah terjadi tidak dapat diganggu gugat dan tidak dapat disangkal. Hal ini menuntut manusia untuk tetap bersikap  aktif dan optimis.
                Manusia dituntut untuk menggunakan sebaik-baiknya setiap detik yang ia lalui dan oleh Karena itu manusia harus membuat pilihan yang terbaik pada setiap saat karena menurut Victor Frankl, setiap keputusan yang diambil, betapapun kecilnya merupakan keputusan yang sangat penting sebab apa yang telah diputuskan tidak dapat dihapuskan begitu saja, melainkan akan “tersimpan”, dengan kata lain akan tetap menjadi suatu realitas. 

“…. Sungguh menakutkan mengetahui bahwa saat ini kita memikul tanggung jawab untuk masa datang, bahwa setiap keputusan mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar merupakan  keputusan untuk semua keabadian, bahwa setiap saat kita dihadapkan pada kenyataan-atau kehilangan-suatu kemungkinan yang ada untuk saat tertentu. Setiap waktu memiliki ribuan kemungkinan, tetapi kita hanya dapat memilih salah satu diantaranya… Apa yang kita laksanakan dengan keputusan tersebut, apa yang kita berikan pada dunia dengan keputusan tersebut akan disimpan; kita telah menciptakan kenyataan dengan keputusan tersebut dan menjaganya dari kefanaan.”
                                                                                                               Victor Frankl, 1968:3

Pernyataan Victor Frankl diatas menyiratkan tanggung jawab dalam menjalani hidup. Tanggung jawab atas segala tindakan dan keputusan yang diambil oleh setiap orang dalam hidupnya. Tanggung jawab berarti bahwa dalam setiap situasi manusia memiliki kemampuan untuk memberikan respons dengan menggunakan kebebasannya untuk berperilaku atas pilihan-pilihan yang ada. Menurut Victor Frankl, dalam setiap situasi selalu ada pilihan, bahkan dalam situasi yang paling buruk sekalipun. Bagaimana seseorang memberi respon terhadap situasi itulah yang akan membuat perbedaan dan makna pada suatu situasi.
Ada tanggung jawab berarti ada kebebasan, begitu juga sebaliknya. Kebebasan adalah dimensi kemanusiaan yang utama. Namun kebebasan yang dimaksudkan oleh Victor Frankl bukanlah “Kebebasan dari sesuatu” melainkan “Kebebasan untuk sesuatu, tepatnya adalah kebebasan untuk mengambil sikap terhadap suatu situasi.
Victor Frankl & Steophanie Iriana,


13 Juni 2012 18:20 WIB pesan singkat dari seorang sahabat :
“Menurutku kamu dan dia, dua-duanya sama saja, Cuma perang analisa pribadi, saling merasa, tapi dua-duanya tidak cukup berani membenarkan, sama-sama skeptis”
Ya, mungkin Aku atau bahkan Kita skeptis. Bagaimana ini saya pun belum tau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar