Aku Rasa
Aku rasa dengan membaca banyak buku-buku psikologi, dengan membaca artikel psikologi dan aku rasa dengan berkonsultasi dengan seorang psikiater aku bisa banyak memahami banyak tentang manusia.
Ternyata aku salah itu semua tidaklah menjawab sepersekian dari tumpukan pertanyaan-pertanyaanku.
Aku rasa dengan begitu banyak aku mengamati tingkah dan kebiasaan manusia aku dapat menangkap makna dari setiap tindakan mereka.
Ternyata aku salah.
Aku rasa dengan memiliki banyak teman dan menanyakan kepada meraka aku mendapat atas semua kepanikanku namun aku salah, merekapun sedang sibuk mencari jawaban mereka masing-masing.
Aku rasa dimensi dalam pikiranku dapat menjelajah jauh ke pikiran manusia itu namun sekali lagi aku salah, setelah malam ini tersadar aku hanya berada di teras pikirannya.
Aku rasa dengan banyak tau tentang manusia itu aku akan begitu mengenalnya.
Aku rasa dengan begitu banyak mendaraskan doa untuknya aku akan didekatkan kepadanya.
Aku rasa dengan begitu banyak memikirkannya aku akan mendapatkan semua yang aku inginkan.
Sekali lagi aku salah, ya aku salah.
Dulu 6 tahun yang lalu aku pernah bertanya, menjerit kepada Tuhan, memohon dijawabkan atas pertanyaanku.
Kini setelah 6 tahun berlalu aku tau, aku mendapatkan jawaban itu.
Namun ketika sekarang aku kembali berada di sebuah pertanyaan, haruskah aku menunggu selama 6 tahun untuk mendapatkan dari sebuah jawaban?
Entahlah, ketika aku enggan memikirkannya pun ia selalu datang menghantui mimpiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar