Sabtu, 09 Juni 2012

Belajar Dari Teater



Malam ini saya belajar dari sebuah teater yang berhasil dipentaskan apik oleh Teater Koin UII di LIP Sagan.
Teater ini memberi judul Pesta Para Pencuri, diambil dari naskah asli berjudul Le Bal des Voleurs (Perancis).
Teater ini mengisahkan tiga pencuri jalanan yang berencana untuk mencuri harta seorang bangsawan wanita. Mereka (ketiga pencuri) menyamar sebagai keluarga bangsawan. Wanita bangsawan yang sudah tua ini merasa membutuhkan hiburan di masa tuanya dan mengikuti permainan kawanan pencuri. Di sinilah tipu menipu dan curi mencuri diantara mereka dimulai. Walaupun pada akhirnya salah satu pencuri jatuh hati kepada salah satu keponakan wanita bangsawan dan kejujuran cintalah yang akan memenangkan segalanya.

Di tengah pertunjukan saya tiba-tiba mengambil handphone dan mengetikkan "Makna bertemu orang yang salah sebelum bertemu orang yang benar-benar tepat untuk kita. Memaknai kebersamaanmu dengan pacarmu. Agar aku sekarang bisa melihatmu dan makin menyayangimu" yah aku tiba-tiba teringat foto momen kamu (Endorvina) dan mantan pacarmu tertawa lepas pada sebuah foto. Mungkin kamu memang harus bertemu dengan mantan pacarmu dan berbahagia dengannya dulu, lalu perpisahan diantara kalian akhirnya datang juga. Aku merasa walaupun kamu dan pacarmu bukan pasangan tepat mungkin (diatas disebut orang yang salah) tapi dari kejadian itu aku bisa melihatmu (melihat dari foto) dengannya tanpa harus terluka, tetapi malah semakin harus berusaha belajar, berusaha mendapatkan dan mempertahankanmu. Jika dicerna jalan yang Tuhan berikan antara aku, kamu dan mantan pacarmu memanglah tidak bisa dimengerti karena hanya sebatas itulah kemampuan manusia.
Sampai kapanpun kemampuan manusia tidak akan cukup dan tidak akan pernah bisa mencernanya. Namun dengan iman kepercayaan akan Tuhan, akan membawa kita kepada kebaikan lebih.-Yoannes Rio Pujatmiko-
Menonton teater ini, walaupun tidak bersamamu namun aku tidak pernah merasakan kesepian karena bukanlah kebersamaan yang aku butuhkan tetapi lebih pada rasa yang tercipta dari sebuah cinta itu sendiri. Mungkin teater ini bukan sepenuhnya bercerita tentang sebuah hubungan yang romantis, namun inspirasi, pencerahan atau semacamnya bisa datang dari cerita yang dibawakannya. Sekarang saya mengerti kenapa seseorang memerlukan masa lalu dalam hidupnya untuk menyambut masa depannya yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar