Minggu, 09 September 2012

Nokturnal dan ke enam anaknya




Rio Febrian - Tiada Kata Berpisah (Ganaskustik 98.7 GenFM)


Walaupun kemaren kelewat live streaming gara-gara kesalahan teknis, akhirnya nemu juga video RF. Asekkk, menyusuri kenangan bareng lagu ini.

Kamis, 30 Agustus 2012

Ketika saya berada di tengah padatnya sebuah kota besar, dengan ketersediaan, kecanggihan dan keberlimpahan segala sesuatu pastilah ada orang-orang besar dibalik itu. Ketika menyadari usia saya yang akan selalu berjalan dan ketika saya dituntut untuk menentukan arah pencarian saya saya bertanya apa yang sebenarnya diperlukan manusia kekayaan kah, jabatan, ilmu atau apa? karena jika akhirnya manusia berakhir di satu titik pencapaian yang sama menggapa kita harus menjadi yang terhebat, terkaya, terpandai? Suatu saat manusia yang hidup pastilah meninggal juga. Lalu apa yang benar-benar saya akan capai?

Selasa, 28 Agustus 2012

Tidak sempat atau pura-pura sibuk?

Masuk kamar, rebahan sambil memandang rak buku yang masih menyisakan banyak buku untuk dibaca. Ketika berburu buku aku bisa gila-gilaan untuk "mendapatkannya"  namun setelah itu terkadang aku tidak sesegera mungkin menyelesaikan membacanya. Alhasil sekarang banyak judul buku yang belum tersentuh, bahkan belum dibuka dari segelnya. Apakah *semua yang aku kejar itu benar-benar aku inginkan atau hanya kesenangan semata? Yaaaa *buku sabar ya...

Senin, 27 Agustus 2012

Hidup itu pilihan,
pilihan untuk memikirkan atau pilihan untuk mengabaikan.

Selasa, 07 Agustus 2012

Aku bilang bulan Agustus ini adalah bulan kebebasan,
ya bulan dimana aku bebas dari kedua kemelekatan yang membuat aku agak terpatok
disana sini karena harus mengingat sesuatu yang seharusnya memang tidak perlu aku ingat atau
tidak perlu aku pikirkan.


Yeahhhhh aku bebas!!

Jumat, 20 Juli 2012

Tuhan itu Adil


Ada orang pernah berkata kepadaku, setiap orang yang mengenal baik dirinya sendiri akan mematokkan standart minimal pasangannya kelak sesuai pribadinya. Sejak saat itu aku mulai mematok standart kriteria lawan jenis untuk dijadikan pasangan. Lama aku mencari kesempurnaan yang dimiliki seorang lawan jenis, hingga di satu malam aku tersentak serasa Tuhan mengetuk aku melalui sebuah tulisan yang lama aku simpan.
--------------------------------------------------------------------
Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."

Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia! menjawab, "Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar."
Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?"


Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..."

Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang.

Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu".

Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

J I K A........
Jika kamu memancing ikan.....
Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu.....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang....
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja......
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat.....

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh......cukuplah sekadar keperluanmu.......
Apabila sekali ia retak......tentu sukar untuk kamu menambalnya semula......
Akhirnya ia dibuang......
Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.....

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya.....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.....
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya.....akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.

Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya.....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi.....yang pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.

Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain....
Terlalu ingin mengejar kelezatan.

Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
kamu akan menyesal.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan....yang membawa kebaikan kepada dirimu.
Menyayangimu. Mengasihimu.

Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang lain kamu juga akan menyesal.

---------------------------------------------------------------------------------

Dari tulisan ini aku akan berfikir ulang, adilkah Tuhan jika akhirnya kita dipersatukan? Anda muda, pintar, aktif dan selalu optimis. Dan aku, tidak sepenuhnya seperti  anda. Sekali lagi kehidupanku berterima kasih kepada anda, dimana sekarang  aku  bisa begitu menyadari dan memaknai tulisan diatas jauh sebelum  aku  benar-benar menemukan pasangan yang benar tepat nantinya. Rencana Tuhan memang tidaklah mudah dimengerti, seandainya beberapa tahun yang lalu  aku  tidak melihat anda, mungkin lain ceritanya sekarang. Terima kasih.